"Hadits Shahih adalah Madzhab-ku" (Imam As-Syafi'i)

"Hadits Shahih adalah Madzhab-ku" (Imam As-Syafi'i)

"Kiamat Sudah Dekat...? (Bag. 1)"- Wallahu A'lam

"Kiamat Sudah Dekat...? (Bag. 1)"- Wallahu A'lam


Benarkah Kiamat Sudah Dekat..??
Wallahu a'lam, sungguh tiada yang mengetahui selain Allah Ta'ala

Sebelumnya, marilah kita menyimak sabda Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam, yang menyebutkan rentang waktu atau periode zaman yang akan dilalui manusia menuju hari akhir (Hari Kiamat).

Hadits berikut ini merupakan Hadits Shahih yang diriwayatkan oleh Imam ahmad

تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ

“Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) yang zalim; ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) diktator yang menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada. Selanjutnya akan ada kembali Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian.” Beliau kemudian diam. (HR. Imam Ahmad - Shahih).

Periode zaman yang dikabarkan oleh Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam pada hadist di atas terdapat 5 (Lima) Periode Zaman.

Periode pertama adalah zaman kenabian (an nubuwwah), yang berakhir dengan wafatnya Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam pada tahun 11 Hijriyah.

Periode kedua adalah Zaman khilafah ‘alaa minhaji nubuwwah. adalah periode dimana umat islam dipimpin oleh pengganti Rasul (Kholifatur Rasul) yang masih berada pada jalan (minhaj) kenabian (Khulafaur Rosyidin). Dan Zaman ini berlangsung selama 30 tahun, berdasarkan sebuah Hadits Riwayat At Turmudzi dan Abu Dawud.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْخِلَافَةُ فِي أُمَّتِي ثَلَاثُونَ سَنَةً ثُمَّ مُلْكٌ بَعْدَ ذَلِكَ

Rasulullah saw bersabda: “Khilafah pada umatku ada tiga puluh tahun setelah itu para raja (sebagai penguasanya). (HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud)

Periode ini berakhir pada tahun 41 Hijriyah saat khalifah Hasan bin Ali r.a (yang saat itu hanya memegang kekuasaan selama 6 bulan) menyerahkan kepemimpinan kepada sahabat Muawiyah bin Abu Sofyan r.a.

Periode Ketiga adalah Zaman kerajaan yang menggigit (mulkan ‘adhon). Dalam fase ini umat islam dipimpin oleh dinasti kerajaan, meskipun dalam buku-buku sejarah masih cukup banyak yang menyebutnya sebagai masa khilafah. Masa raja-raja yang menggigit ini terjadi pada 3 masa yaitu, Masa Bani Umayah, Masa Bani Abbasiyah dan Masa Bani Utsmani di Turki yang berakhir pada tahun 1924 Masehi atau sekitar 1342 Hijriyah yang ditutup dan dihapus oleh seorang Yahudi bernama Mustafa Kemal Attarturk, dan sekaligus menandai dimulainya kekuasaan dan kejayaan Yahudi di muka bumi. Maka setiap peradaban dan kebijakan dunia yang terjadi setelah masa ini adalah kebijakan dan sistem dari Yahudi dan orang-orang kafir.

Periode Keempat adalah Zaman Kerajaan yang Kejam dan Diktator (mulkan jabar). Saat ini kita sedang berada pada fase ini. di Periode inilah terjadi Perang Dunia I dan II yang sangat menyengsarakan seluruh umat manusia. umat Islam mengalami krisis kepemimpinan, padahal jumlahnya sangat besar. Di zaman ini pula sabda Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam menjadi sebuah kenyataan dimana umat islam berada dalam kondisi jumlah yang banyak namun mereka tak begitu berharga layaknya buih di lautan. Keberadaan mereka dikebiri musuh-musuh islam seperti hidangan makanan yang diperebutkan.

Periode Kelima adalah Masa Kejayaan kembali umat Islam dengan tegaknya kembali Khilafatun ’ala Minhaj An-Nubuwwah (Kekhalifahan yang mengikuti Manhaj/Sistem/Metode/Cara Kenabian). pada masa ini, Umat Islam akan menyaksikan munculnya kembali para pemimpin sekaliber Khulafaur Rasyidin di akhir zaman, dimana Umat Islam akan hidup dalam naungan Syari'at Islam. dan ketika Periode ini berakhir, maka berakhir pulalah umur umat islam.

Inilah lima periode/zaman yang telah digariskan oleh Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam. Lantas, di tahun berapakah umur umat islam ini akan berakhir?

Pendapat yang mahsyur terkait umur ummat islam ini dapat kita ketahui dari tiga Imam Ahlu Sunnah yang tidak diragukan lagi keilmuannya, mereka adalah Imam Ibnu Rajab al Hambali, Imam As Suyuthi, dan Imam Ibnu Hajar As Asqolani.

Imam Ibnu Rajab Al Hanbali mengatakan bahwa umur umat islam adalah lebih dari 1400 tahun dan kurang dari 1500 tahun. Sedangkan Imam Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan hal yang lebih spesifik yakni umur ummat islam adalah 1476 tahun.

Lebih Jelasnya dapat dibaca pada Artikel Berikutnya.

"Kiamat Sudah Dekat...? (Bag. 2)"- Wallahu A'lam