"Hadits Shahih adalah Madzhab-ku" (Imam As-Syafi'i)

"Hadits Shahih adalah Madzhab-ku" (Imam As-Syafi'i)

Pembinaan Muballigh Muhammadiyah



1. Dakwah Sebagai Inti Gerakan

Sejak didirikan oleh KH Ahmad Dahlan, Muhammadiyah meletakkan dakwah sebagai inti gerakan. Dakwah tidak dipahami secara sempit sebagai ceramah keagamaan, tetapi sebagai upaya sistematis untuk membangun peradaban Islam yang berkemajuan. Spirit tajdid atau pembaruan telah menjadi ciri khas Muhammadiyah, baik dalam pemikiran keagamaan, kelembagaan, maupun metode dakwah.

Karakter / Model Dakwah Muhammadiyah:
  • Dakwah amar ma’ruf nahi munkar
  • Dakwah tajdid (Pembaruan/Purifikasi & Dinamisasi)
Untuk menjalankan dua karakter itu, dibentuklah mubaligh dan dikembangkan pengajian sebagai instrumen dakwah yang strategis.

Mubaligh adalah pelaku strategis dakwah Muhammadiyah yang bertugas menyampaikan ajaran Islam secara dalilī, mencerahkan, dan berkemajuan.
Pengajian adalah media dakwah utama yang membentuk jamaah, menguatkan organisasi, dan menggerakkan perubahan sosial.
✔Keberadaan keduanya merupakan pilar penting dalam keberhasilan dakwah Muhammadiyah dari masa ke masa.


Metode Utama Dakwah Muballigh Muhammadiyah

Bil-Hikmah
“Bil-hikmah” berarti berdakwah dengan kebijaksanaan, yaitu menyampaikan kebenaran secara tepat:

  1. tepat isi (materi sesuai dalil)
  2. tepat cara (tidak kasar atau memaksa)
  3. tepat sasaran (memahami tingkat pemahaman audiens)
Bil-Hikmah mencakup:
✔ argumentasi yang kuat
✔ bahasa yang santun
✔ memahami budaya & situasi masyarakat
✔ memilih waktu & metode terbaik 

Al-Mau’idhah al-Hasanah

Al-Mau’idhah al-Hasanah” artinya nasihat yang baik, yaitu dakwah yang menyentuh hati dan menggerakkan untuk berbuat baik.

Menurut ulama, isinya berupa:

  • pengingatan tentang nikmat Allah
  • kabar gembira (targhib)
  • peringatan dari maksiat (tarhib)
  • kisah teladan
  • motivasi akhlak mulia 

Mujadalah bi al-Lati hiya Ahsan

Mujadalah” berarti berdialog atau berdebat, sedangkan “bi al-lati hiya ahsan” berarti dengan cara yang terbaik.
Jadi maksudnya adalah:
berdiskusi atau berargumentasi dengan cara yang halus, beradab, dan berlandaskan ilmu.

Tujuan Mujadalah

  • menjelaskan kebenaran
  • meluruskan kekeliruan
  • mempertahankan aqidah atau prinsip Islam
  • tanpa mencaci, mengejek, apalagi menjatuhkan martabat lawan.
Marhalah Dakwah Tabligh
Menurut Yunahar Ilyas dan kajian metodologis dakwah, ada lima tahapan utama dakwah yang saling berkaitan:
1️⃣ Marhalah Tabligh
2️⃣ Marhalah Ta’lim 
3️⃣ Marhalah Takwin (Pembinaan/Kader)
4️⃣ Marhalah Tanzhim (pengorganisasian)
5️⃣ Marhalah Tanfidz (Implementasi Program)

Label