"Hadits Shahih adalah Madzhab-ku" (Imam As-Syafi'i)

"Hadits Shahih adalah Madzhab-ku" (Imam As-Syafi'i)

Fokus Pada diterimanya Amal : Ali bin Abi Thalib

Fokus Pada diterimanya Amal : Ali bin Abi Thalib

Perkataan yang dinukil dari Ali bin Abi Talib adalah:

كُونُوا لِقَبُولِ الْعَمَلِ أَشَدَّ اهْتِمَامًا مِنْكُمْ بِالْعَمَلِ، أَلَمْ تَسْمَعُوا قَوْلَ اللَّهِ تَعَالَى: إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

“Jadilah kalian lebih perhatian terhadap diterimanya amal daripada sekadar banyaknya amal. Tidakkah kalian mendengar firman Allah: Sesungguhnya Allah hanya menerima amal dari orang-orang yang bertakwa.” Ayat yang beliau maksud adalah firman Allah dalam QS. Al-Mā’idah: 27.


1. Amal yang Sedikit Tapi Diterima Lebih Baik

Ulama tabi’in Fudayl ibn Iyad menjelaskan makna ayat:

إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

Beliau berkata:

أَخْلَصُهُ وَأَصْوَبُهُ

Kemudian beliau menjelaskan:

“Amal itu tidak diterima sampai ikhlas dan benar.
Ikhlas adalah dilakukan karena Allah,
dan benar adalah sesuai sunnah.”

Maknanya: banyak amal tidak bernilai jika tidak memenuhi dua syarat ini.


2. Para Sahabat Lebih Khawatir Amal Tidak Diterima

Ulama tabi’in besar Abdullah ibn Abi Mulaykah berkata:

أَدْرَكْتُ ثَلَاثِينَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ ﷺ كُلُّهُمْ يَخَافُ النِّفَاقَ عَلَى نَفْسِهِ

“Aku bertemu tiga puluh sahabat Nabi ﷺ, semuanya takut kemunafikan menimpa dirinya.”

Ini menunjukkan bahwa para sahabat tidak bangga dengan amal, tetapi khawatir apakah amal itu diterima.


3. Orang Saleh Sangat Khawatir Amal Ditolak

Ulama besar Al-Hasan al-Basri menjelaskan sifat orang beriman:

الْمُؤْمِنُ جَمَعَ إِحْسَانًا وَخَشْيَةً، وَالْمُنَافِقُ جَمَعَ إِسَاءَةً وَأَمْنًا

“Orang beriman menggabungkan antara amal baik dan rasa takut, sedangkan orang munafik menggabungkan dosa dan rasa aman.”

Maksudnya:
Orang beriman tetap takut amalnya tidak diterima, meskipun sudah banyak berbuat kebaikan.


Pelajaran Penting dari Perkataan Ali

Perkataan Ali bin Abi Talib mengajarkan beberapa prinsip penting:

1. Fokus utama ibadah adalah diterima, bukan sekadar dilakukan.

2. Amal diterima jika memenuhi dua syarat:

  • Ikhlas karena Allah

  • Sesuai sunnah Nabi ﷺ

3. Orang saleh selalu:

  • berharap rahmat Allah

  • sekaligus takut amalnya tertolak.


Kesimpulan

Perkataan Ali mengajarkan bahwa kualitas amal lebih penting daripada kuantitas amal.

Karena itu para ulama salaf selalu:

  • memperbaiki niat,

  • memastikan amal sesuai sunnah,

  • dan banyak berdoa agar amal diterima.



Arsip Blog

Label